Pengumuman Pemenang TOP TWENTY
Apresiasi Puisi APSAS
(5 Maret 2006)

Selembar Daun:

* Jangan takut pada penyair, bila dia memintal huruf yang bijak dengan amarah/ membunuh, namun membuat jiwa makin hidup. (Hölderlin, Gedichte: Der zürnende Dichter)
* Apresiasi puisi kali ini dengan mengusung tiga tema; Alam/Lingkungan, Kerinduan/Duka, dan Kritik Sosial telah berakhir. Terima kasih atas keikutsertaan kawan-kawan mengirim puisi. Total ada 162 puisi dari 62 peserta.
* Mungkin karena banyaknya naskah yang mencapai 162 puisi, atau kesibukan kawan-kawan sehingga jumlah apresiator kali ini menurun menjadi 7 orang.
* Ke- 7 nama apresiator tersebut bermunculan secara alami dari usulan kawan-kawan di milis. Mereka adalah Kang Cunong Suraja, Kang Nanang Suryadi, Kang Sam Haidy, Kang Dino F. Umahuk, Kang Misbach, Kang Hasan Aspahani, dan Kang Jibsailz. Terima kasih sebanyak-banyaknya atas kerelaan waktu dan tenaga serta pikiran menyukseskan acara ini. Masukan, kritik, dan nilai akan menjadikan perenungan kita bersama.
* Terima kasih pula atas kemurahan hati para penyumbang hadiah buku. Semoga tradisi ini terus berjalan, seiring kebutuhan bacaan sastra kita.
* Seperti biasa, menang ataupun kalah bukanlah yang kita buru. Namun belajar bersama, saling memberi, sebuah prioritas kita.
* Ke-7 Juri memutuskan:

URUTAN PEMENANG TOP TWENTY

01. Septiawan Santana – Tangis Srikandi/Sinta (51.5)
02. Hasan Aspahani – Di Dermaga Arafat/Organ 21 gram Beratnya/Pelayaran Yang Tak Pernah Sampai (50)
03. Mega Vristian – Gumam Penghabisan Seorang TKW (50)
04. M. Aan Mansyur – Sajak Di Waktu Hujan/Awalnya Sangat Sederhana/Walau Waktu Telah Jauh, juga Kau/Sajak Mati Lampu/Kau Sembunyi Dari Mata Telinga (50)
05. Widzar al-Ghifary – Kita adalah Arca Bagi Hidup Serupa Dangdut/Kukirimkan Deja Voe Ini Kepadamu/Tahun Yang Berguguran Dari Pohon Jaman (48.5)
06. Akmal N Basral – Malam Terindah – Ibu/Rembang Gelisah – Ayah (48.5)
07. Arie Saptaji – Sajak Pemberangkatan/Jeva/Biarlah Angin Menerpa Kita (48.5)
08. Misbach – Sajak Gelandangan di Hari Kelahirannya/BBM 2/Black Night/Solilokui Sumpek/Yohukimo (48.5)
09. Winarti – Kupu-Kupu Berhamburan Dari Matanya/Setangkai Pagi (48)
10. Rita Achdris – Ke Laut/Sesendok Kata/Ketika Namamu Disebut/Secarik Rindu dan Kopi Beku (48)
11. Gendhotwukir – Migrasi Kupu-kupu/Udaralah yang mengeja/Khatarsis (48)
12. Faishal Himawan – Mengeruk, mengamuk, meremuk/Darah diperban Nanah/Konser kemisikinan (47.5)
13. Y Wibisono – Mimpiku Di Bumi Etam/Perjalanan 1/Perjalanan 2/Perjalanan 3 (47.5)
14. Samsul Bahri – Erotisme dedaunan & Hujan Malam/Sebuah lukisan Pada Tembikar Gagal/Perbincangan Berjarak Cinta & Kasih/Entah (46.5)
15. Koko P Bhairawa – Pada Penggalan Masa/Elegi Bunga Terompet/Pada PenggalanMasa/Penuntasan (46)
16. Sam Haidy – Pondok Aren/Selamat Tinggal Dian/Tentang Seseorang (46)
17. Setiyo Bardono – Minyak minyak/Menyaruk Iba/Sepiring Sajak/Selembar Kertas dikaca Angkot (46)
18. Gatot Arifianto – Larung/ Blues Guevara/Transvaganza (45.5)
19. Djodi – Pohon Mangga Dan Ayah/Keinginan Dalam Doa/Sebuah Kebarangkatan/Senyum Tuhan/Kucium Aroma Setan (45.5)
20. Ferdian Afrianto – Kekasihku/Kekasihku 2/Kekasihku 3/Kekasihku 8 (45.5)

* Daftar nilai lengkap bisa dilihat pada file.

*Ke 20 puisi di atas akan disimpan dalam dokumen APSAS.

* 20 hadiah buku sastra akan dibagikan oleh seksi hadiah: H. Tanzil.

Kawan-kawan yang puisinya belum masuk urutan TOP TWENTY, esok masih menanti. Selamat buat para pemenang.

Terima kasih atas kerja sama yang baik. Mohon maaf, bila masih ada ketidaknyamanan. Kami akan berusaha memperbaiki pada apresiasi berikutnya.

Kordinator: Mila Duchlun

TIM APSAS

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: