Jejari gemetar dan Kupukupu

Jejariku gemetar mencari jejak istana air
di antara reruntuhan rumah
Secuil kenangan berlumpur terdiam bersama setetes duka
Hujan sudah reda dan awan mengeliat cerah
Seorang gadis kecil menyeka air mataku dengan perahu kertas
tiga helai bulu mata jatuh di pipi kenyalnya

Jejari gemetarku ditariknya
sepiring mie instant di telapak mungilnya
sesendok dimasukkannya ke mulut keringku
sesendok lain ke mungil bibirnya
Bibirnya memawar

Sebutir cabe diambilnya dari puing dapur
jejari gemetarku ditariknya
sebutir cabe tersobek
butirbutir cabe tersibak

Jejari gemetarku dibuka olehnya
lima biji cabe diletakkannya di telapak kananku
lima biji cabe tergeletak di telapak kirinya

Tangan kanannya mencakarcakar tanah
lima biji cabe ditelapaknya dibenamkan ke tanah
jejariku yang masih gemetar dibenamkannya ke tanah
lima biji cabe di tanganku masuk ke tanah

Kakikaki kecilnya menginjakinjak kediaman biji cabe
Bibirnya semerbak memawar
Kupukupu berhamburan dari matanya
kupukupu lain masih menarinari di kelopaknya
“Sekarang, bapakku tidak berdosa lagi karena menebang pohon”

Surabaya, 2 Pebruari 2006
diperbaiki: Surabaya, 16 Pebruari 2006

Setangkai Pagi

Setangkai pagi mengetuk sayu
mengayun langkah dingin ke depan pintu
kelopaknya terkulai di depan rumah
merahnya rapuh
kuningnya ragu
birunya keluh

Setangkai pagi menyalakan jalanan
bibirnya komatkamit
mengunyah karbonmonoksida
Tubuh hitamnya meliukliuk
liar gemulai menerobos hidunghidung
Sesosok mungil bergerakgerak
tangan dan kepalanyapun bergerakgerak
mulut mungil bersorakriang

Setangkai pagi masih menarinari
geraknya kian melari
meliuk kecil ke hidung mungil
memasuki ronggaronga sempit
Guagua jalanan memperlambat gerak
cipratan danau memandikan kelam

Setangkai pagi berteduh di bawah tiang listrik
karibnya si Sono tertutup kain penuh tulisan
sementara si Waru kepalanya digunduli
karena terlalu banyak kutu

Setangkai pagi menunduk cemberut
cemburu pada malam yang melistrik
Sedang Malam kian melarat
dan rindu pada kunang

Surabaya, 2 Pebruari 2006
diperbaiki: Surabaya, 16 Pebruari 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: